Categories
Grammar ID

Will vs Would

Dalam Bahasa Indonesia, will dan would keduanya berarti “akan”. Tapi dua kata ini punya beberapa perbedaan, terutama dalam fungsi penggunaannya. Yuk kita bahas satu per satu.

Will

Perbedaan antara will dan would terutama terletak pada keterangan waktu. Will digunakan dalam konteks membicarakan apa yang kita rencanakan, atau apa yang akan terjadi di masa depan. Contoh: 

  1. Wait, I will pick you up. (Tunggu ya, aku bakal jemput)
  2. I will go camping this weekend. (Aku mau camping akhir pekan nanti)
  3. The weather will change tomorrow. (Cuacanya bakal berubah besok)
  4. There will be a carnival next week. (Mau ada karnaval besok)
  5. I will get married after I graduate from university. (Aku mau nikah abis lulus kuliah)

Will bisa kita gunakan untuk mengajukan permintaan. Contoh:

  1. Will you fry me an omelet, honey? (Bisa gorengin telur dadar, sayang?)
  2. Will you marry me? (Akankah/Maukah kamu menikah denganku?)

Would

Beberapa fungsi would, yaitu: 

  1. Penggunaan di masa lampau yang tidak terjadi: “Would” digunakan untuk mengungkapkan situasi hipotetis di masa lalu atau untuk menyatakan kejadian yang tidak terjadi atau tidak terealisasi pada saat tertentu di masa lampau.
    Contoh: If I had more money, I would have bought a new car. (Jika saya punya lebih banyak uang, saya akan membeli mobil baru.)
  2. Keinginan atau kebiasaan di masa lalu: “Would” dapat digunakan untuk mengungkapkan keinginan atau kebiasaan yang terjadi secara berulang di masa lampau.
    Contoh: When I was a child, I would play outside every day. (Ketika saya masih kecil, saya suka bermain di luar setiap hari.)
  3. Permintaan yang sopan: “Would” juga dapat digunakan dalam permintaan yang lebih sopan daripada menggunakan “will.”
    Contoh: Would you mind passing me the salt, please? (Apakah Anda keberatan memberikan saya garam, tolong?)
  4. Mengungkapkan kemungkinan di masa depan: “Would” dapat digunakan untuk mengungkapkan kejadian yang mungkin terjadi di masa depan berdasarkan kondisi tertentu.
    Contoh: If it snows tomorrow, we would go skiing. (Jika besok turun salju, kami akan pergi bermain ski.)

Nah, udah paham kan perbedaan penggunaan will dan would? Cus cepetan kita pakai dalam percakapan nyata!