Guru Bahasa Inggris

Semua guru bahasa Inggris kami merupakan guru bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) di mana mereka menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Di samping itu, mereka lulusan sarjana (S1) dan pasca sarjana (S2) dari universitas ternama dari dalam dan luar negeri. Dengan pengalaman mengajar rata-rata 5 tahun lebih, kami siap membantu kalian menguasai bahasa Inggris dengan efektif. Yuk, baca biografi singkat mereka.

Made Soma, S.Pd., MSc

Soma telah mengenyam pendidikan formal dan informal di Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan Indonesia. Pada tahun 2017, Soma meraih gelar S2 (MSc) dari Anglia Ruskin University dengan beasiswa penuh Chevening dari pemerintah Inggris. Tahun 2016, Dia menjelajahi Amerika Serikat selama enam bulan untuk mengorganisir study tour ke 13 negara bagian di AS dan mengikuti mengikuti pelatihan English for Academic di Ohio. Tahun 2014, dia mengikuti pelatihan pengembangan kurikulum bahasa Inggris selama satu bulan di Vancouver, Canada. Dalam hal mengajar, Soma sudah berpengalaman mengajar bahasa Inggris dan BIPA di beberapa lembaga bahasa asing di Bali. Dia juga bergabung dengan Green School Bali sejak 2012 sampai 2020 sebagai guru BIPA, guru bahasa Inggris, dan koordinator kurikulum. Di JB English, selain sebagai guru, Soma menjabat sebagai direktur dan quality control manager yang memastikan mutu pengajaran dan pembelajaran.

Hana Andriana, S.Pd., M.Pd.

Hana memulai kariernya di bidang perhotelan, bekerja sebagai waitress dan sales manager di beberapa restoran di Bali. Pada tahun 2013, ketika memasuki semester akhir kuliah S1nya, dia mulai mengajar bahasa Inggris di gereja dan di Bimbel Academia. Hana juga sempat mengajar BIPA di Cinta Bahasa selama 3 tahun sambil menyelesaikan kuliah S2nya di Universitas Pendidikan Ganesha. Akhirnya, dia bergabung dengan Jembatan Bahasa pada tahun 2019. Di luar kegiatan mengajarnya, Hana suka mendaki, bersepeda, berkemah, dan memasak.

Rustaman Abduls, S.Pd.

Rustaman mengawali kariernya di American Corner di Universitas Tanjungpura sebagai asisten pengajar Bahasa Inggris dan fasilitator untuk program Komunikasi Internasional pada tahun 2012 – 2015. Pada tahun 2016, dia pindah ke Bali dan bekerja di Kul Kul Connection, Green School Bali sebagai pengajar BIPA dan koordinator Bahasa dan budaya Indonesia. Selama berada di Green School, dia juga mengajar Bahasa Inggris untuk siswa Indonesia dan memprakarsai Activism, proyek yang menggabungkan seni pertunjukan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Di selah-selah kesibukannya, Rustaman suka membaca, memasak, dan Yoga!

Ayu January, S.Pd., M.Hum

Setelah menyelesaikan kuliah S1 bahasa Inggrisnya di Universitas Mahasaraswati Denpasar, Ayu mengajar bahasa Inggris untuk orang Jepang di Bali English School Jimbaran selama setahun. Setelah menyelesaikan kuliah S2nya dengan jurusan Linguistis in Universitas Warmadewa, dia menjadi dosen bahasa Inggris di Universitas Mahendradata dari tahun 2018 sampai 2020. Pada waktu senggangnya, Ayu menghabiskan waktunya dengan mendengarkan musik, membaca novel, dan menonton TV.

Kadek Ayu, S.Pd.

Kadek berpengalaman mengajar siswa asing di sekolah internasional Green School selama empat tahun. Sebelum berkarir sebagai pengajar, Kadek berpengalaman di bidang administrasi dan customer service di PT Bamboo Pure dan Circleka Indonesia Utama masing-masing selama dua tahun. Saat ini selain sebagai guru di JB English, Kadek juga mengajar anak-anak internasional belajar bertani organik di Astungkara Way. Saat tidak mengajar, Kadek suka membuat kerajinan dari bahan daur ulang, berkebun dan memasak.

Ade Arieska, S.Pd.

Ade merupakan alumni Universitas Islam Malang dengan jurusan bahasa Inggris. Di masa kuliahnya, Ade sempat mengajar BIPA kepada mahasiswa internasional yang mengikuti program pertukaran pelajar. Setelah taman kuliah, dia mengajar Bahasa Inggris di SMAN 7 Malang dan English Café. Ade bergabung dengan Jembatan Bahasa pada tahun 2019 sebagai pengajar BIPA dan bahasa Inggris. Pada waktu senggangnya, Ade senang mendengarkan musik, memasak, dan jalan-jalan.

Sani Cahyani, S.Pd.

Guru yang menyukai seni debat ini mendapatkan gelar S1 bahasa Inggrisnya dari Universitas Pendidikan Ganesha. Semasa kuliahnya, Sani pernah memenangkan kompetisi debat tingkat provinsi dan 8 besar tingkat kopertis. Setelah lulus kuliah, Sani sempat bekerja di Study Abroad Indonesia selama dua tahun sebagai guru BIPA dan pembimbing mahasiswa internasional. Di luar jam mengajar, Sani suka menghabiskan waktunya untuk jalan-jalan dan mencoba hal baru.